RINGKASAN KAJIAN HARI 20 - Kitab Ayyuhal Walad

RINGKASAN KAJIAN HARI 20 Kitab "Ayyuhal Walad"
Oleh : KH.Muhammad Shoffar Mawardi Ma'had Daarul Muwahhid


Perkara KETIGA yang harus ditinggalkan,
3). Tidak bercampur dengan Umaro/pemimpin wilayah dan para penguasa/sultan/raja dsb.
Jangan kamu lihat mereka,
karena sesungguhnya duduk bercampur dan melihat mereka itu BAHAYA BESAR.
karena kecenderungan dari mereka itu fasik dan dholim.

Dan jika ditimpa ujian/musibah olehmu kamu harus bercampur dengan mereka,
maka tinggalkanlah kamu dari memuji-muji dan menyanjung mereka.
karena sesungguhnya Allah SWT itu marah apabila orang fasik dan dholim dipuji,
orang yang mendoakan untuk lama/kekal/panjang umur orang yang seperti itu berarti dia setuju dan cinta,
bahwa Allah SWT didurhakai di buminya Allah sendiri.

Jika ada pemimpin yang mulia, seperti yang disebut dalam sebuah hadits,
"ada tujuh golongan manusia yang akan dinaungi Allah nanti dihari yang tidak ada yang bisa menaungi selain namaNya.
Dari tujuh ity yang pertama adalah Pemimpin Yang Adil."

Bagaimana gambaran amaliahnya?
Jika ada yang bisa melakukan, boleh kita bergabung bersama beliau.
Misalnya,
seperti yang disebut dalam kitab "Nashoihud Diniyyah" dalam Bab Sholat,
Al Habib Abdullah Al Haddad menyatakan,
"Ketahuilah,
sesunghuhnya paling munkarnya kemunkaran,
paling besarnya dosa-dosa besar,
paling kejinya perkara yang diharamkan,
Yaitu,
meninggalkanya sebagian kaum muslimin akan sholat-sholat yang diwajibkan yaitu sholat lima waktu."

Jangankan lima sholat ditinggalkan, satu saja sholat ditinggalkan merupakan kemunkaran paling besar yang dosanya paling besar.
oleh sebab itu sholat itu harus ditunaikan.

Terus siapa yang harus menjaganya?
Yang harus menjaga sholat selain diri sendiri,
mereka yang belum bisa menjaga sholat sendiri,
Orang tua wajib kontrol anaknya,
suami wajib kontrol istrinya,
kemudian para pemimpin wajib kontrol para pegawai/karyawanya.

dan wajib bagi para pejabat yang mengurusi urusan ummat bahwa mendorong masyarakat umum untuk melaksanakan sholat wajib dan wajib atas mereka/para pejabat untuk menghukum orang yang tidak mau sholat/meninggalkan sholat karena malas dengan hukuman MATI.

Hukuman mati dijatuhkan ketika yang bersangkutan sudah diperintahkan untuk taubat dan tidak mau taubat.

Dan dosa besar jika parz pejabat pemerintah itu berdiam diri dari itu padahal dia tahu,
kemudian dia lengah didalam mendirikan hukum Allah tsb.
dan tidak alasan apapun untuk lari dari urusan itu dan apasaja yang mengalir dari urusan-urusan agama.

itulah pemimpin yang akan dinaungi Allah SWT.

Yang KEEMPAT yang harus kamu tinggalkan,
4). "Kamu tidak menerima sesuatu apapun dari pemberian Umaro dan hadiah mereka,
walaupun kamu tahu sesungguhnya hadiah-hadiah itu dari sumber yang halal."
Jangankan mengajukan proposal meminta batuan, menerimapun tidak boleh.
Karena sesungguhnya Tamak pada mereka para Umaro dan salatin itu merusak Agama.
Karena sesungguhnya,
Ketika kita sudah menerima sesuatu dari mereka,
akhirnya akan mencari muka dihadapan mereka, menjilat, menjaga kedekatan disisinya serta mencocoki kedholimanya.
ini semuanya adalah KERUSAKAN DALAM AGAMA.

dan paling sedikit bahayanya adalah
Sesungguhnya jika engkau menerima pemeberian-pemberian mereka dan kamu mengambil manfaat dari dunia mereka maka kamu akan mencintai mereka.
Barang siapa mencintai seseorang maka dia akan mencintai panjang umurnya orang itu, kekalnya orang itu dan itu niscaya.

Dqn didalam cinta kekekalan orang yang dholim berarti disitu ada keinginan didalam berbuat kedholiman terhadap âra hamba Allah SWT. dan kehendak meruntuhkan alam ini.

Imam Al Ghazali bertanya,
"Mana-mana sesuatu itu yang lebih berbahaya daripada hilangnya agama dan perginya agama dan akibat dan akhir yang baik sesudahnya?"

dan Hati-hati serta waspadalah kamu,
Bahwa keinginan setan atau pengucapan sebagian orang kepadamu MENIPUmu/memperdayamu.

Apa kata setan dan sebagian orang tersebut,
" Sesungguhnya yang lebih utama/lebih afdhal kamu ambil dinar dirhamnya para pejabat/umaro itu.
terima saja kalau diberi kalau perlu minta,
kalau sudah dapat bagi dengan para fakir miskin.
Sesungguhnya mereka menginfakkan itu didalam kefasikan dan kemaksiatan.
kamu.
kamu menginfakkan diantara orang lemah lebih baik bagi mereka."

Kalau ada orang mendengarkan bisikan seperti itu,
Sdsungguhnya setan terlaknat sunghuh telah memutuskan leher-leher orang bayak dari manusia.
Dengan bisikan seperti itu yang kelihatanya manis/sholeh/utama.
Tapi itu semua adalah TIPUAN.
Karena kalau kita sudah terjun didalamnya akan sukut sekali untuk menyelamtkan diri.

Untuk selengkapnya mengenai hal-hal ini sudah disebutkan dalam kitab Ihya Ulumuddin.
carilah disana.!

Selanjutnya...

EMPAT PERKARA YANG WAJIB KAMU JALANKAN,

1). Menjadikan Muamalahmu/interaksimu/hubunganmu dengan Allah Allah SWT. dengan sekiranya kalau hambamu/budakmu/pegawaimu bermuamalah denganmu dengan muamalah yang seperti itu kamu ridho denganya,
dan hatimu tidak sempit atasnya,
kamu tidak marah padanya.

Apa saja yang kamu tidak ridho atas dirimu dzri hambamu yang sifatnya majazi,
maka akan tidak ridho pula bagi Allah SWT.
Sedangkan Dia Allah SWT. adalah Tuanmu yang hakiki.

Wallahu'alam bishowab....

0 Response to "RINGKASAN KAJIAN HARI 20 - Kitab Ayyuhal Walad"

Poskan Komentar

wdcfawqafwef